PELATIHAN PENGEMASAN PUPUK BERBASIS LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TANKOS) SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN WIRAUSAHA KELOMPOK TANI LANGGAM
Abstract
Limbah tandan kosong menjadi limbah padat yang paling banyak dihasilkan dalam proses pengolahan kelapa sawit. Limbah tandan kosong sampai saat ini masih belum optimal dan masih menjadi permasalahan pada saat peremajaan perkebunan sawit. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk mengurangi jumlah buangan limbah sawit tersebut dapat dilakukan dengan melakukan konversi limbah tersebut menjadi produk yang bernilai jual, ramah lingkungan dan memberikan manfaat bagi petani sawit. Limbah tankos dapat berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik bernilai ekonomi. Akan tetapi, karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam aspek pengemasan dan pemasaran menyebabkan produk pupuk organik tankos belum memiliki daya saing dan nilai jual yang optimal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berwirausaha bagi Kelompok Tani Langgam melalui pelatihan pengemasan dan pemasaran pupuk berbasis limbah tankos. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan praktik pelaksanaan pengemasan pupuk yang menarik, serta pendampingan dalam penentuan ukuran kemasan dan membuat desain label kemasan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan pengemasan pupuk tankos yang menarik dan bernilai jual. Selain itu, para peserta mulai memahami pentingnya kemasan sebagai strategi pemasaran untuk pengembangan usaha berbasis pertanian yang berkelanjutan.
References
Aulia, W. D., Permana, A. T., Dimawarnita, F., Aulia, W. D., Permana, A. T., Dimawarnita, F., & Faramitha, Y. (2024). Delignifikasi Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Dengan NAOH Terhadap Kualitas Pupuk Organik Cair. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 34(1), 47–54. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2024.34.1.47
Basalingappa, K. M. (2018). Biofertilizer for crop production and soil fertility. Academia Journal of Agricultural Research, 6(8), 299–306. https://doi.org/10.15413/ajar.2018.0130
Haryanti, A., Putri, S. F. ., & Novy, P. . (2014). Pemanfataan Limbah Padat Kelapa Sawit. Jurnal Konversi, 3(2), 20–29.
Nugraha, P. G. S. C., & Indrawan, I. P. Y. (2021). Product Marketing With Social Media And Strengthening Identity Through Packaging Branding. International Journal of Community Service Learning, 5(1), 59–65. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i1.31057
Praevia, M. F., & Widayat, W. (2022). Analisis Pemanfaatan Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Cofiring pada PLTU Batubara. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 3(1), 28–37. https://doi.org/10.14710/jebt.2022.13367
Rahmah, M. H., Zulkarnaim, N., & Badu, M. N. (2023). Edukasi Teknik Pengemasan dan Labelling Produk Pupuk Organik Berbasis Bio-Viabilitas Bakteri bagi Kelompok Wanita Tani. CARADDE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 41–46.
Rusba, K., Sari, P., Zulfikar, I., Siboro, I., Mulya, W., & anggraeni, putri, R. (2023). Penggunaan limbah janjang kosong sebagai pupuk organik di pt. abc kabupaten penajam paser utara. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 6(4), 1065–1071.
Siahaan, S. D. N., Silaban, S., & Saragih, L. S. (2024). Pelatihan Dan Pendampingan Membuat Kemasan Pupuk Serta Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Digital Marketing Pada Kelompok Tani Dan Ternak Suruhen Simpogos. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(1), 185–199. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i1.2277
Veronika, N., Dhora, A., & Wahyuni, S. (2019). Pengolahan Limbah Batang Sawit Menjadi Pupuk Kompos Dengan Menggunakan Dekomposer Mikroorganisme Lokal (Mol) Bonggol Pisang. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 29(2), 154–161. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2019.29.2.154
Yudhanto, F., Anugrah, R. A., & Wijaya, O. (2022). Pelatihan Pengemasan Dan Pemasaran Produk Umkm Masyarakat Di Desa Wates Kulon Progo. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 68–73. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.1833


