REVITALISASI TAMAN TOGA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT DI RT 49 KELURAHAN GUNUNG SARI ILIR KOTA BALIKPAPAN

  • Michael Alexander Hutabarat Institut Teknologi Kalimantan
  • Yuvita Lira Vesti Arista Institut Teknologi Kalimantan
  • Harrys Samosir Institut Teknologi Kalimantan
Keywords: Tanaman, Obat, Revitalisasi, Partisipasi, Masyarakat

Abstract


Revitalisasi Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di RT 49 Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kota Balikpapan, sebagai respons terhadap kondisi taman TOGA yang kurang terawat dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya. Program ini bertujuan untuk merevitalisasi taman melalui pendekatan partisipatif sehingga dapat berfungsi kembali sebagai ruang hijau produktif dan edukatif. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah melalui observasi dan diskusi kelompok (FGD), perbaikan fisik taman, penanaman tanaman obat, serta edukasi dan pendampingan masyarakat. Evaluasi dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif 25 warga (13 remaja dan 12 dewasa) dalam proses revitalisasi. Intervensi fisik meliputi pengecatan dua pagar panjang, pembuatan dua mural, serta penanaman delapan jenis tanaman obat, yaitu jahe, kunyit, lengkuas, sereh, kumis kucing, kencur, daun sirih, dan bawang dayak, dimana disetiap tanaman dilengkapi dengan papan nama edukatif. Revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas visual dan fungsi ekologis taman, tetapi juga memperkuat partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan TOGA sebagai sumber obat keluarga. Dengan demikian, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan taman berbasis potensi lokal.

References

Aisyah, E. N. (2022). Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengolahan tanaman obat keluarga (toga) menjadi produk minuman. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 1-7.

Amalia, R., Suhariyanti, E., & Aliva, M. (2021). Peningkatan kesehatan masyarakat melalui sosialisasi penggunaan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di lingkungan Bandung. AS-SYIFA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 2(1), 31-36.

Angela, L., Putri, W. M., Saputri, U. A. T., & Ramadani, R. (2023). Pemanfaatan tanaman toga dalam upaya meningkatkan kesehatan keluarga dan masyarakat di Nagari Tigo Sungai Inderapura. RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 19-22.

Nurdiwaty, D., Puspita, E., Kusumaningtyas, D., Winarko, S. P., Tohari, A., Solikah, M. A., & Faisol, F. (2017). Pemberdayaan Wanita Melalui Tanaman Toga Untuk Membantu Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 1(1), 20-27.

Saktiawan, R. A., & Atmiasri, A. (2017). Pemanfaatan tanaman TOGA bagi kesehatan keluarga dan masyarakat. Jurnal Abadimas Adi Buana, 1(2), 57-64.

Sari, S. M., & Rasyid, T. A. (2019). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) pada masyarakat. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3.

Sugito, S., Susilowati, S., & Al Kholif, M. (2017). Strategi pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Penamas Adi Buana, 2(2), 1-8.

Susanti, L. D., Azzahra, N. S., Ansania, A., Larasati, E. T., Triliyani, I., Khoiriyah, M., ... & Ilmi, U. (2024). Budidaya tanaman obat keluarga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145-160.

Susanto, D. H., & Panjaitan, N. K. (2019). Peran Partisipasi terhadap Keberlanjutan Program pada Komunitas TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Kampung Pulo Geulis. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 3(2).

Zagoto, A. (2022). Pengunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman bayam. Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 51-62.

Published
2026-05-29