PEMBUATAN SELAI BERBAHAN DASAR PEPAYA SUPER THAILAND (Carica papaya L .)

  • Iskandar Lumula Politeknik Gorontalo
  • Adnan Engelen Politeknik Gorontalo
  • Nurhafnita Nurhafnita Politeknik Gorontalo
Keywords: selai; uji organoleptic; uji kimia

Abstract

Tujuan dari penelitian yakni melakukan analisis kimia dan organoleptik terhadap selai berbahan dasar pepaya jenis super Thailand. Adapun metode yang digunakan pada tugas akhir ini adalah metode pengujian terhadap tingkat kesukaan uji organoleptik, kadar air, kadar serat dan kadar gula. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tingkat kesukaan panelis pada uji organoleptik yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur sudah memenuhi standar SNI. Hasil kandungan kimia pada kadar air yaitu A1 (25,66%), A2 (24,55%), dan A3 (11,34). Kadar serat A1 9,38%, A2 9,6 % dan A3 8,52%. Kadar gula A1 14,6%, A2 14,1% dan A3 14,7%.

References

Abidanbita. 2010. Teknologi Pemekatan (Pembuatan Jam/Selai, Jely dan Saus Tomat) Part I. http://abidanbita.multiply.com diakses 9 Januari 2021

Aravind. G, Debjit B, Duraivel and S, Harish. G, 2013.Traditional and medicinal uses of carica papaya. Journal of Medicinal Plants Studies, 1:7-15.
Arsa, M. 2016. Proses pencoklatan (Browning process) pada bahan pangan. Universitas Udayana Denpasar.

Daniel, E., Momoh, S., Friday, E.T., Okpachi, A.C. 2014. Evaluation of the biochemical composition and proximate analysis of indomie noodle. International Journal of Medical and Applied Sciences, 3(1): 166-175.

Desrosier. N.W. 2008. Teknologi pengawetan bahan pangan. Penerjemah M. Muljohardjo. Ui-press Jakarta.
Fajri, M.R. 2015. Analisis kadar protein kasar dan serat kasar wafer limbah jerami klobot dan daun jagung selama masa penyimpanan. Skripsi. Makassar: Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin.

Herbal, E. 2014. Gula aren untuk diabetes. http://ernestherbal.com/news/gula-aren-untuk-diabetes/[1 januari 2021].

Iqbal, M., Misril, F dan Winda A.P. 2012. Jurnal agrium oktober 2012 volume 17 no.3. Program studi ilmu dan teknologi pangan. Fakultas pertanian. Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara.
Pelamonia, D., 2009. Pengaruh konsentrasi gula dan asam sitrat terhadap mutu selai pisang tongka langit (Usa fehi) Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Setyaningsih, D., A, Apriyantono dan M.P, Sari. 2010. Analisa sensori untuk Industri pangan dan Agro. IPB Press. Bogor.

Siregar, Alawiyah E., Rusmarilin H., Limbong, LN. 2015. Pengaruh Lama Blansing dan Jumlah Gula Terhadap Mutu Manisan Basah Sawi Pahit. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian. Vol.3, No 02. Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Medan.

Sidauruk, M. 2011. Studi pembuatan selai campuran dami nangka (Artocarpus heterophyllus) dengan belimbing wuluh (Averrhoa blimbi L.). Skripsi. Fakultas Pertanian, UNAND. Padang.
Sintia, A. 2011. Gula pasir versus gula aren. Radar Bandung. Bandung.

Sufi, S.Y. 2009. Sukses membuat aneka olahan nanas. Jakarta : Kriya Pustaka

Suryani, A., E. Hambalin dan M. Rivai. 2004. Membuat aneka selai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Kementan 2015, Data produksi dan luas panen tahun 2014, diakses 1 januari 2021,.
Published
2021-12-15