Penentuan Daya Dukung Lingkungan Berbasis Neraca Air di Kecamatan Praya Barat

Main Article Content

Lalu Heri Rizaldi

Abstract

Air merupakan kebutuhan bagi semua makhluk hidup untuk menunjang proses kehidupanya. Keberadaan air di bumi secara umum terjadi akibat dari proses hidrologi. Keberadaan air di bumi jumlahnya tetap, hanya saja persebaran, waktu, sifat dan bentuknya yang tidak tetap. Membandingkan kondisi antara ketersediaan dengan kebutuhan air merupakan cara untuk mengetahui status neraca air dalam daya dukung lingkungan. Menentukan status neraca air di Kecamatan Praya Barat yang mencakup kebutuhan air pertanian, penduduk dan industri merupakan tujuan dari penelitian ini. Fokus wilayah studi yaitu di daerah kecamatan praya barat Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Perbandingan antara ketersediaan air (Suplay) dengan kebutuhan air (Demand) dinyatakan dengan ketentuan suplay > demand maka statusnya surplus, sebaliknya jika suplay < demand maka statusnya defisit. Nilai ketesediaan air di Kecamatan Praya Barat yaitu 438515475.56 m3/tahun. Analisis kebutuhan air dikalkulasikan berdasarkan kebutuhan air penduduk yaitu 1646135.40 m3/tahun, kebutuhan air industri yaitu 7182908.00 m3/tahun dan kebutuhan air pertanian yaitu 36034907.97 m3/tahun. Status surplus didapatkan dari hasil perbandingan antara ketersediaan dengan kebutuhan air di kecamatan praya barat. Hasil analisis neraca air mendapatkan total ketersediaan air yaitu 438515475.56 m3/tahun, total kebutuhan air yaitu 44863951.37 m3/tahun dengan nilai selisih yaitu 393651524.19 m3/tahun. Ketersediaan air di kecamatan praya barat masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat diwilayah tersebut, status surplus memberikan gambaran bahwa ketersediaan air diwilayah tersebut masih memenuhi untuk aktifitas pertanian maupun industri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rizaldi, L. (2023). Penentuan Daya Dukung Lingkungan Berbasis Neraca Air di Kecamatan Praya Barat. JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo), 8(1), 8-14. https://doi.org/10.30869/jtpg.v8i1.1133
Section
Articles

References

Admadhani, D. N., Haji, A. T. S., & Susanawati, L. D. (2014). Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Untuk Daya Dukung Lingkungan (Studi Kasus Kota Malang). Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 13–20.
Ajr, E. Q., & Dwirani, F. (2019). Menentukan Stasiun Hujan Dan Curah Hujan Dengan Metode Polygon Thiessen Daerah Kabupaten Lebak. Jurnalis, 2(2), 139–146.
Armstrong, L. E., & Johnson, E. C. (2018). Water intake, water balance, and the elusive daily water requirement. In Nutrients (Vol. 10, Issue 12, pp. 1–25). https://doi.org/10.3390/nu10121928
Artha, E. U., Rahadi, B., & Suharto, B. (2014). Evaluasi Daya Dukung Lingkungan Berbasis Neraca Air Di Kota Batu. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 1(3), 49–54.
BPS. (2018). Kecamatan Praya Barat dalam angka 2018. Badan Pusat Statistik, 1–144.
Deng, W., Yan, L., Wang, Y., Jin, X., & Hu, Y. (2019). A Study on Water Resources Carrying Capacity Based on Water Usage Intensity in Hainan Province A Study on Water Resources Carrying Capacity Based on Water Usage Intensity in Hainan Province. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/237/3/032090
Fadilah, N., Tunggul, A., Haji, S., Widiatmono, R., & Sumberdaya, J. (2015). ( Studi Kasus Kota Batu ) Water Balance Model For Carrying Capacity Assessment ( Case Study of Batu ). Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 1(2), 7–13.
Permen LH No 17 Tahun 2009, Permen LH No 17 Tahun 2009 1 (2009).
Priyonugroho, A. (2014). Analisis Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Sungai Air Keban Daerah Kabupaten Empat Lawang). Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(3), 1–14.
Rahadi, B., Nurlaelih, E. E., & Anugroho, F. (2014). Model Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Berbasis Yang Optimal ( INTEGRASI MODASDULIH-SIG ) (Issue April).
Rizaldi, L. H., Rahadi, B., & Kurniati, E. (2021). Penentuan Daya Dukung Lingkungan Berbasis Neraca Lahan Di Kecamatan Praya Barat. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 9(1), 108–117. https://doi.org/10.29303/jrpb.v9i1.236
Sitompul, M., & Efrida, R. (2018). Evaluasi Ketersediaan Air DAS Deli Terhadap Kebutuhan Air (Water Balanced). Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 14(2), 121. https://doi.org/10.25077/jrs.14.2.121-130.2018
Susanawati, L. D., Widiatmono, B. R., & Shandy, R. D. (2018). Analisis Neraca Lahan Terhadap Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Di Kabupaten Tuban. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 5(2), 10–17. https://doi.org/10.21776/ub.jsal.2018.005.02.2
Utama, N. S. (2017). Proyeksi Kebutuhan Air Baku Kota Tasikmalaya Pada Tahun 2025. J.Infras, 3(2), 137–145.